Showing posts with label Fenomena Alam. Show all posts
Showing posts with label Fenomena Alam. Show all posts

Monday, July 03, 2017

Bagaimana Jika 2 Lubang Hitam Saling Berdekatan?

...
GiiSpace - Lubang hitam merupakan salah satu misteri terbesar yang menyelimuti alam semesta ini,sifatnya yang tidak terlihat tapi memiliki gravitasi yang sangat kuat sehingga kecepatan cahaya pun tidak bisa lepas saat setelah memasuki lubang penuh misteri ini.

   Baca : Apa Jadinya Jika Manusa Masuk Kedalam Black Hole?

Lubang hitam ini tercipta karena adanya ledakan supervona ,ledakan supernova ini tercipta karena bintang yang akan mau mati ,alias bintang sekarat sehingga bintang membesar melebihi ukuran awalnya yaki 10x labih besar ,setelah bintang membesar bintang akan meledak yang maha dahsyat yang dapat menciptakan planet-planet baru termasuk black hole ini.

   Baca : Siklus Kehidupan Bintang di Alam Semesta

Setelah kalian membaca kalimat di atas ,kalian pasti berfikir bahwa lubang hitam sangat-sangat berbahaya ,lalu bagaimana jika 2 lubang hitam sekaligus berdekatan? ,berikut hal yang mungkin terjadi kita Lubang Hitam berdekatan.

Lubang Hitam Akan Bertabrakan.

Satu lubang hitam saya sudah sangat mengerikan karena sifat menghisapnya ,apalagi 2 ,hal ini mengakibatkan 2 lubang hitam bertabrakan dan saling hisap satu sama lain.Setelah mereka bertabrakan lama kelamaan mereka akan bergabung dan memiliki ukuran 2-3 kali lipat dari sebelumnya.

Hal ini tentu berdampak cukup mengerikan karena terciptanya dua luang hitam yang bergabung,dan mempengaruhi ruang dan waktu.Setelah miliaran tahun "Riak" dari bergabungnya dua lubang hitam tersebut sampai ke bumi pada tanggal 4 januaru 2017.

Berikut video simulasi jika 2 Lubang Hitam saling bertabrakan. Sumber video youtube.com ,Simulation of GW170104.Max-Planck-Institut für Gravitationsphysik (Albert-Einstein-Institut)

Setelah melihat video di atas apakah kalian sudah memahaminya?.

Gelombang dua black hole ini berhasil di deteksi oleh detektor kembar Laser Interferometer Gravitational-Wave Observatory (LIGO). Baru-baru ini, temuan gelombang gravitasi  langsung dipublikasikan dalam Physical Review Letters.

Menurut Harald Pfeiffer,seorang peneliti asal University of Toronto ,Canada. "Dari penemuan ini,kita bisa belajar lebih banyak tentang bagaimana bintang meledak".

Semua teori tentang Lubang Hitam ini di dasari oleh Albert Einstein mulai berbagi teori relativitas tahun 1915, tidak terdapat yang berpikir bahwa di masa depan bakal ditemukan cara buat mengamati gelombang gravitasi. namun, di tahun 2016, untuk pertama kalinya di dunia, gelombang gravitasi terdeteksi oleh ilmuan, membuktikan bahwa dugaan Albert Einstein tepat dengan teorinya pada zaman dulu. The Laser Interferometer Gravitational-Wave Observatory atau di singkat dengan LIGO memberi para ilmuwan cara baru mengamati lubang hitam serta info perihal kenyataan alam ini.

Tabrakan antara lubang hitam yg terakhir terdeteksi terjadi antara dua lubang hitam yg memiliki masa 31 serta 19 kali surya. berasal tumbukan ini, timbul lubang hitam baru yang setara menggunakan 49 kali massa matahari serta sisa massa lainnya berubah menjadi energi graviratasi. Umur ukiran ini 2 kali lebih tua berasal goresan lubang hitam yg pertama terdeteksi serta letaknya 2 kali lebih jauh berasal goresan pertama. Bila yg pertama terjadi 1,3 miliar tahun kemudian, ledakan ke 2 terjadi 1,4 miliar tahun yang lampau.

Dengan adanya teori ini juga memudahkan ilmuan untuk mendeteksi lebih lanjut mengenai lubang hitam ini.Jika Albert Einstein tidak mempublikasikan teori tersebut mungkin saja para ilmuan agak sedikit kebingungan dengan hal ini. (menurut saya)

Kesimpulan

Dengan hal ini kita juga dapat mempelajari tentang lubang hitam ini,sekaligus menambah wawasan kita mengenai ilmu astronomi.Sekian semoga bermanfaat,(ogi/giispace).

|

Tuesday, June 27, 2017

Ini Loh Siklus Kehidupan Bintang

...
GiiSpace - Tanda adanya bintang alam semesta kita tidaklah se-indah sekarang ini ,bintanglah yang menhisai langit malam kita di bumi ataupun di planet-planet lain.Ada miliaran bintang di setiap galaksi termasuk galaksi Bima Sakti atau Milky Way.

Tapi tahukah anda bintang mempunyai siklus hidup sama seperti halnya planet,coba kalian lihat gambar di atas ,itulah urutan demi urutan kehidupan bintang ,berikut penjelasan siklus kehidupan bintang.

Fase Awal


Tahap awal dari terbentuknya seluruh bintang yang berkontribusi dalam pementukan itu ialah awan gas dan debu antar bintang atau lebih di kenal dengan Nebula yang mulai menyusut dan menghangat.Terjadi pembentukan bintang biasanya terjadi karena adanya penyusutan atau keruntuhan gravitasi pada nebula.

Keruntuhan atau penyusutan gravitasi itu bisa di sebapkan dari beberapa hal ,contohnya ledakan supernova.Ohiya setiap nebula di alam semesta ini dapat menghasilkan ratusan hingga ribuan bintang.

Untuk pembentukan bintang dibutuhkan kumpulan awan gas dan debu yang sangat banyak,setelah sejumlah awan gas dan debu terkumpul ,akan membentuk yang namanya Protobintang.Setelah itu protobintang akan berhenti tumbuh dan cakram material di sekitarnya akan hancur karena radiasi yang begitu kuat.

Fase Ke Dua (Protobintang)


Fase berikutnya pada protobintang ini ,jika protobintang gagal atau tidak memperoleh cukup massa,maka ia akan menjadi bintang yang gagal,biasanya bintang akan berwarna cokelat.

Namun bagi protobintang yang tidak gagal atau yang sudah memperoleh massa yang cukup maka ia akan menyatukan atom hidrogen menjadi helium ,fase ini di sebut dengan fase deret utama.

Fase Deret Utama


Jika sudah memasuki fase deret utama bintang bisa di bilang akan menikmati kehidupan .Pada titik ini ,fusi nuklir pada inti bintang akan mengubah hidrogen menjadi helium.Menurut penelitian ,bintang yang memasuki tahap ini bias memiliki massa yang sangat besar hingga bias melebihi massa matahari.

Dalam fase ini bitnang akan memakan waktu yang sanget lama ,contohnya saja matahari ,bisa memakan waktu 10 miliar tahun dalam fase deret utama.
Sebuah bintang memiliki massa yang paling besar biasanya memiliki umur yang singkat.

Fase Akhir (Deret Utama)


Setelah fase deret utama berakhir,maka bintang akan memauki fase dimana bintang menjadi warna merah.BIntang raksasa ini merupakan bintang sekarat dan merupakan salah satu tahap terakhir dari evolusi bintang tersebut.
Ohiya dalam waktu beberapa miliar tahun lagi Matahari kita akan mengembang menjadi raksasa merah loh ,otomatis Matahari kita akan mengembang dan melahap planet-planet di sekitarnya ini bisa di bilang kiamat ,tapi dalam beberapa miliar tahun lagi kita masih hidup? mungkin jawabannya tidak ,mungkin saja kita semua sudah musnah.

Setelah bintang berhenti mengubah hidorgen menjadi helium melalui fusi nuklir,gravitasi akan sepenuhnya menguasai atau mengambil alih dan semuanya akan runtuh pada fase ini,Bintang merah raksasa akan memiliki ukuran yang sangat-sangat besar yakni 100 juta hingga 1 miliar kilometer.

Nah,energi dari bintang "Sekarat" ini akan tersebar ke area yang lebih luas.Bintang ini akan memiliki suhu yang cukup rendah.Perubahan suhu ekstrim ini menyebapkan bintang akan bersinar lebih ke arah spektrum merah,inilah yang memberi warna merah pada bintang sekarat.

Lantas bagaimana bintang bisa mati? ,bintang mati ada beberapa cara:

  • Pertama ,kematian pada bintang yang kecil,yakni bintang yang memiliki massa yang kecil atau sekitar delapan (8) kali lebih besar dari massa matahari.Pada ahkir proses evolusinya ,dan berevolusi menjadi katai putih.

    Katai putih merupakan sisa-sisa dari bintang yang "mati" ,katai putih memiliki struktur yang sangat padat.Diameter katai putih sangatlah kecil hanya 0,01 dari matahari kita ,tapi memiliki massa hampih atau bahkan sama dengan massa matahari kita.Setelah bermiliar-miliar tahun ,katai putih akan mendingin hingga menjadi katai hitam.
  • Kedua , kematian pada bintang yang besar kurang lebih yang memiliki massa lebih besar dari matahari,kemtian bintang ini jauh berbeda dari matinya bintang kecil ,karena bintang besar ini akan meledak dalam supernova ,ketika supernova meledak,mereka akan melemparan isi perut keluar angkasa dengan kecepatan 10.000 hingga 25.000 mil /s.
Ledakan ini lah yang menghasilkan banyak meteri seperti besi ,yang mempu mementuk bumi atau planet lainnya.

Setelah ledakan maha dahyat itu bintang yang tertinggal akan membentuk lubang hitam / black hole yang super besar dan memiliki jutaan misteri dilamanya.


Jika bahasanya kurang jelas ,bisa langsung bertanya lewat form kotak atau komentar ,pasti akan saya perjelas lagi.
Nah itulah siklus kehidupan bintang di alam semesta ini,semoga bermanfaat (ogi/giispace)


Referensi : Infoastronomy , Universetoday
|

Sunday, May 28, 2017

Mulai Hari ini Matahari Tepat di Atas Ka’bah Apakah Mempengaruhi Arah Kiblat?

...

GiiSpace - Ka'bah adalah kiblatnya muslim di seluruh dunia ,merupakan salah satu keajaiban dunia,yang konon menurut pada ilmuan katanya merupakan pusat bumi.
Hari ini tanggal 28 Mei 2017 matahari akan melintasi ka’bah dan akan sejajar dengan ka’bah
Ka’bah sendiri merupakan kiblat umat muslim di seluruh dunia yang terletak di Masjiil Haram,Mekkah

Fenomena alam yang menakjubkan ini di sebut dengan A’dham atau Rashdul Qiblah .fenomena ini akan terjadi pada pukul 16.18 WIB atau 17.18 WIT.
“saat iu bayang-bayang benda yang berdiri pas tegak luus dan terkena sinar matahari,dimana saja akam mengarah lurus pas dengan ka’ah” Direktur Urusan Agam Islam dan Pembinaan Syariah Kementrian Agama.Muhammad Tahmbrin,dalam keteranganny.

Hampir di seluruh dunia bisa melihat matahari di atas Ka'bah.
Lalu apakah berpengaruh pada posisi kiblat? , ,jawabannya kalian bisa mengeceknya sendiri ,katena pada saat momen itu digunakan umat islam untuk memverifikasi kembali arah kiblat dengan bayamg-nayang benda saat Rashdul qiblah.
FYI:Matahari melintas dua kali dalam setahun pada lintang mekkah 
Menentukan arah kiblat pada saat belum ada teknologi ,umat muslim dunia menemukan arah kiblat masih dengan cara tradisional yaitu hanya memanfaatkan matahari.Lantas bagaimana menentukan arah kiblat dengan cara tradisional?,berikut caranya.

  1. Pastikan benda yang jdi patokan (kayu) benar-benar berdiri tegak lurus
  2. Permukaan dasar harus benar-benar rata/datar.
  3. Jam pengukuran harus disesuaikan dengan BMKG,BRI,Telkom



Hal ini disampaikan oleh kepala Sub-Direktorat Pembinaan Syariah dan Hisab Rukyat Kemenag,Nur Khazin.

Cukup sekian semoga bermanfaat.
|